Home » Halaman

 Jurusan Keperawatan



Jurusan Keperawatan Terbagi Atas 3 Prodi, Yaitu Prodi D III Keperawatan, D IV Keperawatan dan D III Farmasi. Berikut adalah penjelasannya.

Program studi D-III Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo berdiri pada tanggal 3 April 2018 berdasarkan SK Kemenristekdikti no. 332/KPT/I/2018. Sesuai dgn PP No. 51 tahun 2009, Ahli Madya Farmasi merupakan Tenaga Teknis Kefarmasian yang bertugas membantu Apoteker dalam menjalankan Pekerjaan Kefarmasian yang meliputi: pembuatan dan pengendalian mutu Sediaan Farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusi atau penyaluranan obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional. Program pendidikan ini diselenggarakan dengan dukungan Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI), Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan bekerjasama dengan beberapa stakeholder, baik rumah sakit, apotek, industri farmasi serta pihak BPOM dan Dinas Kesehatan se-Provinsi Gorontalo. 

  • Pelaksana pelayanan kesehatan dibidang Farmasi pada Farmasi Komunitas (di toko obat, apotek, dan puskesmas)
  • Pelaksana pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit
  • Pelaksana pendistribusian sediaan Farmasi (di Pedagang Besar Farmasi, Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota/Provinsi
  • Pelaksana produksi sediaan farmasi (di industri farmasi)
  • Pelaksana pengumpul dan pengelola data untuk penelitian (pemeriksaan dan pengujian di BPOM, Lab. Kesehatan, instansi lainnya)

VISI
Menjadi program studi D-III terdepan yang menghasilkan lulusan ahli madya farmasi yang kompetitif dan berkarakter tahun 2023

MISI

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan kefarmasian dengan memanfaatkan teknologi informasi sehingga menghasilkan lulusan yang kompetitif dan berkarakter sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pengguna lulusan khususnya farmasi komunitas
  2. Mengembangkan penelitian dalam kefarmasian komunitas melalui pengkajian IPTEK yang inovatif berkualitas dan profesional
  3. Terlaksananya pengabdian kepada masyarakat sebagai aplikasi temuan riset kefarmasian khususnya farmasi komunitas
  4. Mengembangkan jalinan kerjasama dengan user, organisasi profesi dan stakeholder baik nasional maupun internasional dalam meningkatkan mutu lulusan sesuai dengan kebutuhan pasar.

KURIKULUM DAN LAMA PENDIDIKAN
Program Studi Diploma III Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo menerapkan kurikulum yang mengacu pada SN-Dikti, KKNI, Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 573/Menkes/SK/VI/2008 tentang Standar Profesi Asisten Apoteker, dan Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/III/11676/2016 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Diploma III Farmasi. Jumlah total SKS pada Prodi D-III Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo sejumlah 112 yang disebar dalam enam semester (tiga tahun), yang terdiri dari 88 SKS Mata kuliah Inti (37 Mata Kuliah), 24 SKS Mata Kuliah Institusional/Muatan Lokal (14 Mata Kuliah).

GELAR AKADEMIK
Adapun gelar akademik yang disandang oleh lulusan adalah Ahli Madya Farmasi (A.Md. Farm.)

LAHAN PRAKTEK

  • Industri Obat di Indonesia
  • Industri Obat Tradisional di Indonesia
  • Rumah Sakit Pemerintah se-Provinsi Gorontalo
  • Rumah Sakit Swasta se-Provinsi Gorontalo
  • Apotek Kimia Farma se-Provinsi Gorontalo
  • Apotek Swasta di Wilayah Provinsi Gorontalo
  • Balai POM Gorontalo
  • PBF (Pedagang Besar Farmasi) di Wilayah Provinsi Gorontalo
  • Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo
  • Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kab/Kota se-Provinsi Gorontalo
  • Puskesmas di Wilayah Provinsi Gorontalo